Bunda Salma Terpilih sebagai Ketua IPSI Aceh 2025–2029, Ketua IPSI Kota Sabang Agus Halim Ucapkan Selamat
Rahmat Rinaldi - Senin, 15 September 2025 23:19 WIB
Sabang – Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Sabang, Agus Halim, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas terpilihnya Salmawati, yang akrab disapa Bunda Salma, sebagai Ketua Umum IPSI Provinsi Aceh periode 2025–2029. Bunda Salma terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) IPSI Aceh yang berlangsung pada 13–14 September 2025 di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh.
Agus Halim yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Sabang menilai bahwa terpilihnya Bunda Salma secara aklamasi menunjukkan adanya dukungan penuh dan kepercayaan besar dari seluruh pengurus IPSI kabupaten/kota se-Aceh.
"Saya dan rekan-rekan ketua umum IPSI kabupaten/kota di Provinsi Aceh memandang Bunda Salma adalah sosok yang tepat memimpin IPSI Aceh periode 2025–2029. Beliau memiliki kepemimpinan yang baik, sosok yang ramah, energik, serta menjadi wanita pertama yang memimpin cabang olahraga beladiri keras ini di Aceh. Tentunya gaya kepemimpinan beliau akan memberikan warna tersendiri bagi IPSI Aceh," ujar Agus Halim.
Musprov IPSI Aceh 2025 sendiri dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua KONI Aceh, Drs. Bakhtiar Hasan, M.Pd, serta dihadiri Pengurus Besar IPSI, Laksamana Muda TNI (Pur) Djayeng Tirta S bersama Wakil Sekretaris Jenderal RH Bayu Syahjohan yang turut memimpin jalannya sidang. Sebanyak 23 ketua umum IPSI kabupaten/kota se-Provinsi Aceh juga hadir dalam forum tersebut.
Dalam kesempatan itu, Agus Halim yang didampingi oleh Bendahara IPSI Kota Sabang, Tgk Alimuddin, S.Ag, menyampaikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Bunda Salma. Pihaknya juga menyatakan siap mendukung penyelenggaraan berbagai turnamen pencak silat, khususnya bila Kota Sabang dipercaya menjadi tuan rumah.
"Bagi kami, setiap turnamen silat yang digelar di Sabang tidak hanya menjadi sarana meningkatkan prestasi atlet, tetapi juga berdampak besar terhadap pengembangan pariwisata. Event pencak silat di Sabang akan menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus memperkenalkan potensi wisata Sabang ke seluruh peserta dan masyarakat luas," tambahnya.
Selain sebagai Ketua IPSI Kota Sabang, Agus Halim juga dikenal pernah menjadi atlet silat dari perguruan Persinas Asad Kota Lhokseumawe dan kini aktif sebagai pembina di Persinas Asad Kota Sabang serta Persinas Asad Provinsi Aceh. Ia menegaskan bahwa pencak silat di Aceh bukan hanya olahraga beladiri semata, melainkan juga bagian dari tradisi dan warisan budaya yang harus dilestarikan.
"Pencak silat adalah warisan budaya bangsa yang tumbuh di tanah Aceh. Maka, selain meningkatkan prestasi atlet, kita juga berkewajiban melestarikan budaya ini agar tetap hidup di tengah masyarakat. Prestasi pencak silat Aceh harus terus ditingkatkan agar mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia," pungkas Agus Halim.
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ketua IPSI Kota Sabang Lepas Kontingen Pencak Silat Menuju Pra-pora 2025 di Bener Meriah
Lulu Hapsari Halim Resmi Di-Yudisium dari Fakultas Kedokteran Prodi Psikologi Universitas Syiah Kuala
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Kominfo Sabang Gelar Pendampingan PPID Gampong
Sekretaris IPSI Aceh Hadiri Penutupan Pelatihan Kader Pelatih Pencak Silat Militer Kodam Iskandar Muda
Komentar