Bupati Pidie Resmi Perpanjang Status Darurat Bencana
Hasballah - Kamis, 11 Desember 2025 09:52 WIB
Sigli -Pemerintah Pidie resmi memperpanjang Status Darurat Bencana, Rabu (10/12/25), hingga 14 hari kedepan menyusul dampak banjir dan longsor yang masih dirasakan di sejumlah kecamatan.
Keputusan ini ditetapkan Bupati Pidie, H Sarjani Abdullah dengan Nomor: 360/1033/KEP.40/2025 setelah melakukan evaluasi menyeluruh bersama unsur Forkopimda, BPBD, TNI–Polri, dan dinas terkait di Ruang Kerja Bupati, Rabu malam (10/12/25).
Memperhatikan Surat BPBD Pidie Nomor: 362/453/2025 tanggal 10 Oktober 2025 dan Rekomendasi Forkopimda pada rapat koordinasi tersebut.
Juru Bicara Bupati, Andi Firdhaus, SH, CPM mengatakan, perpanjangan status darurat sampai 24 Desember 2025 diperlukan untuk memastikan seluruh upaya penanganan dapat berjalan optimal dan terkoordinasi. Kondisi di lapangan hingga saat ini belum sepenuhnya pulih hingga berfungsinya kegiatan ekonomi masyarakat.
"Beberapa akses jalan masih perlu pembersihan sisa banjir, sejumlah fasilitas mengalami kerusakan yang perlu segera perbaikan," kata Andi
Dalam pertemuan tersebut, kata Andi, Bupati mengarahkan dan menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memberi perhatian penuh terhadap penanganan dampak bencana.
"Perpanjangan Status Darurat ini dilakukan agar seluruh perangkat daerah tetap dapat mengerahkan sumber daya secara maksimal, serta dapat memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat," ujarnya.
Dengan diperpanjangnya status darurat bencana, pemerintah tetap memiliki kewenangan untuk melakukan langkah-langkah penanganan dengan cepat, seperti penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat yang masih terdampak, normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur
"Penguatan layanan kesehatan menjadi penting, serta pemetaan kebutuhan lanjutan untuk periode transisi ke pemulihan," tambah Andi.
Bupati meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) dan dinas terkait agar dapat meningkatkan koordinasi dan mempercepat pendataan kerusakan dengan detail.
"Penanganan bencana ini jangan sampai terkendala keterlambatan administrasi, perlu segera dipercepat," tegas Bupati melalui Jubir.
Selain itu, Bupati juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang rawan bencana, mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin dapat terjadi.
Pemerintah Kabupaten Pidie tetap berkomitmen untuk terus bekerja secara cepat, terukur, dan tanggap dalam menghadapi situasi bencana. (*)
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Wabup Pidie Pimpin Aksi Bersih Pantai dan Tanam Pohon di Hari Lingkungan Hidup Sedunia
32 Anak di Pidie Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis dalam Bakti Kesehatan Polri
DPW Partai Aceh Pidie Gelar Silaturahmi dan Haul ke-16 Hasan di Tiro
Pemkab Pidie Jaya Raih Opini WTP ke-12 Kali Berturut-turut
Perumda Tirta Mon Krueng Baro Pidie Lakukan Pemeliharaan Intake Keumala, Distribusi Air Terganggu 6-7 Juni
Pemkab Pidie Terus Edukasi Warga Agar Tidak Buang Sampah Sembarangan
Komentar