Pemkab Pidie Akan Salurkan 4,65 Miliar Bantuan Modal Usaha
Hasballah - Selasa, 21 Juli 2026 17:48 WIB
Sigli- Pemerintah Kabupaten Pidie melalui Badan Baitul Mal akan menyalurkan sejumlah bantuan infak dengan sasaran masyarakat miskin.
Sebelumnya pihak Baitul Mal pada tanggal 9 s/d 15 Juli 2026 sudah membuka pendaftaran secara online kepada masyarakat luas terkait modal usaha, yang akan dikucurkan sebesar Rp.4,65 Miliar, untuk katagori, modal usaha masyarakat miskin, bantuan balita dan bantuan ibu hamil.
Berdasarkan rilis penyaluran tahun 2026, terdapat enam program prioritas yang akan disalurkan kepada masyarakat, yaitu:
• Modal Usaha untuk Masyarakat Miskin, sebanyak 700 penerima, masing-masing menerima Rp2.500.000, dengan total anggaran Rp1,750 miliar.
• Modal Usaha untuk Pengasuh Anak Yatim, sebanyak 500 penerima, masing-masing menerima Rp3.000.000, dengan total anggaran Rp1,5 miliar.
• Modal Usaha untuk Guru Pengajian, sebanyak 100 penerima, masing-masing menerima Rp3.000.000, dengan total anggaran Rp300 juta.
• Modal Usaha untuk Penyandang Disabilitas, sebanyak 200 penerima, masing-masing menerima Rp3.500.000, dengan total anggaran Rp700 juta.
Bantuan bagi Balita Penyandang Disabilitas,
sebanyak 100 penerima, masing-masing menerima Rp2.000.000, dengan total anggaran Rp200 juta.
Bantuan untuk Ibu Hamil, sebanyak 200 penerima, masing-masing menerima Rp1.000.000, dengan total anggaran Rp200 juta.
Secara keseluruhan, program tersebut menyasar 1.800 penerima manfaat dari berbagai kelompok masyarakat yang berhak menerima bantuan sesuai ketentuan syariat Islam dan regulasi pengelolaan infak.
Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Pidie, M. Jakfar melalui Kepala Sekretariat Basri, S.Pd., M.Pd. menyampaikan harapannya agar program penyaluran tahun 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan taraf hidup, memperkuat usaha kecil, serta memberikan perhatian kepada kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, anak yatim, guru pengajian, dan ibu hamil.
Melalui program ini, Baitul Mal Kabupaten Pidie menegaskan komitmennya dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, transparan, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Program penyaluran infak tahun 2026 diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mengurangi angka kemiskinan, memperkuat ekonomi umat, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pendayagunaan dana infak yang produktif dan berkeadilan. (Hsb)
SHARE:
Tags
Berita Terkait
TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Mulai Garap Demplot Sayuran, Edukasi Warga Manfaatkan Lahan Kosong
TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Mulai Bangun Sumur Bor, Wujudkan Akses Air Bersih untuk Dayah dan Warga
Progres RTLH TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Capai Tahap Struktur Utama, Harapan Baru bagi Umar Amin
Satgas TMMD Kodim 0102/Pidie Suguhkan Film Sejarah dan Video Progres TMMD untuk Warga
Pemkab Pidie Jaya Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Dimeriahkan Rapa'i, Seudati, dan Kuis Berhadiah
Pembangunan 5 Titik MCK TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Masuk Tahap Pengecoran Pondasi
Komentar