Di Pidie Ratusan Hektar Persawahan Kering

Hasballah - Selasa, 01 Juli 2025 14:51 WIB
Di Pidie Ratusan Hektar Persawahan Kering
Sigli - Persawahan rakyat di Kabupaten Pidie dilaporkan mulai mengering akibat cuaca sangat panas sepanjang dua bulan terakhir.

Kekeringan persawahan terdeteksi di sejumlah kecamatan, kecuali kawasan kecamatan Tangse, Mane dan Geumpang di kategori aman karena itu wilayah pegunungan.

Seorang warga Delima Muhammad, menyebut ratusan hektare kekeringan persawahan di kawasan tersebut sudah lebih dua minggu. Sementara kepala BPP Delima Hamdani, SP dan staf sudah maksimal berusaha agar sawah rakyat tidak kekeringan.

Ia menambahkan kekeringan itu berada di kemukiman Ceurih yakni, Gampong Puuk, Lhee Meunasah, Pulo Tunong, Pulo Baroh, Blang Mee, Kupula, dan Desa Cot.

"Kemudian mukim Bambong, mukim Aree, Reubee dan Beah kekeringan persawahan juga terasa sekali dan tanah sudah retak retak," tandasnya.

"Jika dalam minggu ini air tidak teraliri ke pesawahan, diprediksi padi yang ditanam bisa mati," tegasnya.

Kepala BPP Delima, Hamdani dihubungi media ini mengatakan, luas areal sawah capai 1229,9 hektare, total tanam 796,579 hektare di 44 desa.

Plh.Kadistan Pidie Saiful Bahri, SP, MSi pada Media ini, Selasa (1/7/2025), menjelaskan di Pidie hampir rata-rata kering sawah itu faktor tidak ada sumber air untuk dialiri ke pesawahan.

Dikatakan, seperti kecamatan Kembang Tanjong, Simpang Tiga, juga sangat terasa, ini sebab cuaca sangat panas dan curah hujan pun tiada, sehingga petani sangat kewalahan.

"Pun demikian, Distan Pidie tetap konsisten dan peduli petani, seperti di kecamatan Batee karena ada sumber air, maka kami siapkan pompa," jelasnya.

"Dan hari ini kami sedang mencari solusi mengatasi ini bersama keujruen blang," pungkasnya. (Hasballah.B)

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru