Kakan Kemenag Pidie: Kurikulum Berbasis Cinta Bikin Anak Didik Bahagia
Hasballah - Rabu, 30 Juli 2025 14:20 WIB
Sigli -Kurikulum Merdeka bertujuan fleksibilitas dan fokus pada pengembangan karakter serta kompetensi siswa.Juga peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.
Plt.Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Pidie Drs Saifuddin Rabu (30/7/2025) menerangkan bahwa, rapat koordinasi yang kami gelar hari ini bersama para kepala madrasah ibtidaiyah (MIN), membahas sekitar metoda pengajaran kurikulum berbasis cinta (KBC).
Ia menuturkan, KBC ini produk Kemenag RI yang diteruskan ke seluruh Indonesia, dengan tetap mengacu pada Kurikulum Merdeka sebagai dasar dalam pembelajaran intrakurikuler yang beragam dan optimal.
Dijelaskan, Kurikulum KBC ini mengadopsi nilai-nilai cinta dan kasih sayang pendidik terhadap siswa dalam kontek pembelajaran.
"Pendidikan dengan metode KBC ini diharapkan, peserta didik lebih dekat dan mampu mengungkapkan persoalan dihadapi terutama dalam belajar," terangnya.
Saifuddin menilai, kurikulum berbasis cinta ini efektif terutama bagi pendidik dalam mengajarkan mata pelajarannya.
Diceritakan, era digitalisasi ini pendidikan anak cepat meningkat terlebih rata-rata peserta didik memiliki handphone.
Artinya informasi-informasi liar bisa terekam, disinilah tugas kita guru meningkatkan pendidikan akhlak dengan basis cinta dan kasih sayang dalam mendidik.
"Pendekatan psikologis lebih dominan dalam menerapkan kurikulum ini, guru harus menguasai psikologi anak didik," tandasnya. (Hasballah.B)
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pidie Turunkan 20 Atlet di Pra-PORA Taekwondo Aceh 2026
DPMG Pidie Gelar Analisa Pengembangan BUMDESA, Dorong Ekonomi Gampong Maju
Forkopimcam dan ASN Peukan Baro Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah Tgk. Ilyasa
Jembatan Aramco Diresmikan di Pidie, Akses Penting Transportasi Masyarakat
IDI Pidie Periode 2025-2028 Resmi Dilantik, Siap Bersinergi Wujudkan Pidie Sehat
Keuchik di Pidie Terima Motor Dinas Baru, Dukung Pelayanan Masyarakat
Komentar