Membangun Pidie Harus Dengan Hati Nurani

Hasballah - Rabu, 10 Desember 2025 17:10 WIB
Membangun Pidie Harus Dengan Hati Nurani
Pemerintahan H.Sarjani Abdullah SH, MH dan AlZaizi Umar secara konsisten dan komitmen membangun Pidie secara Komprehensif.

Pembangunan merupakan proses perubahan dan peningkatan secara sistematis dan terencana dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, baik aspek ekonomi, budaya, sosial politik dan lingkungan hidup bertujuan memakmurkan rakyat dan mengurangi kemiskinan.

Pembangunan dibawah kendali Sarjani AlZaizi, bertumpu pada pembangunan segala bidang dan sektor meliputi, pertanian pendidikan, kelautan, kesehatan, syariat islam, ekonomi rakyat, UMKM dan infrastruktur jalan dan jembatan serta beragam aplikasi pembangunan yang bersentuh langsung dengan masyarakat.

Target 100 hari kerja dinilai sukses, dan menjadi landasan rencana pembangunan dalam bingkai visi-misi untuk lima tahun kedepan.

RPJMD, sebuah rencana yang terstruktur dengan baik apik dan memiliki poin pembangunan berskala prioritas, adalah pedoman dalam melaksanakan pembangunan Pidie secara totalitas.

H.Sarjani Abdullah- AlZaizi merupakan pasangan yang memiliki kemampuan dan kontribusi menjalankan roda Pemerintahan Pidie, mereka sarat didukung oleh para ulama, cerdik pandai, tokoh muda, dan masyarakat.

Kilas balik, kemenangan pasangan Sarjani-AlZazi pada pilkada 2024, merupakan bukti otentik dukungan penuh seluruh elemen masyarakat Pidie, betapa tidak, berdasarkan hasil resmi KIP Pidie.
pasangan ini menang telak, perolehan 115.983 suara atau sekitar 50,79% dari total suara sah.

Berdasarkan data dan perolehan suara mutlak tersebut maka, pada 9 Januari 2025,KIP Pidie menetapkan, Sarjani-AlZaizi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pidie periode 2024-2029.

Antusias kemenangan tersebut menggema ke seluruh pelosok Pidie dan luar Pidie.Ucapan suka cita dan syukuran juga menggema dari kubu partai pendukung terutama keluarga besar Partai Aceh.

Kepemimpinan yang sudah berlangsung tujuh bulan sejak pelantikannya, pada 18 Pebruari 2025 oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mendominasi seluruh pembangunan masyarakat.

Kemenangan ini adalah amanah dari Allah SWT, dan merupakan suara rakyat banyak, yang memiliki animo agar seluruh infrastruktur terutama, pertanian, pendidikan, kesehatan, jalan, jembatan dan irigasi serta sarana pendidikan dan ibadah, bagian urgensi dalam tatanan membangun Pidie dimasa depan.

Keaktifan dan semangat dari dua Putra Pidie ini begitu menyala, di satu sisi bupati Sarjani, melakukan berbagai kegiatan rapat penting, melantik pejabat dan saweu gampong dalam Kabupaten Pidie, sementara AlZaizi, melakukan kegiatan serupa termasuk memberikan sambutan sejumlah kegiatan dan even olahraga hingga milenial, remaja dan kalangan kepemudaan.

Kepemimpinan dua 'Leader'Pidie ini, sudah memasuki 10 bulan masa tugasnya memimpin rakyat.Kendati baru hampir setahun, namun volume kerja keduanya capai 70 persen lebih. Dalam masa kepemimpinan, terutama enam bulan terakhir, Bupati Sarjani juga Wakil Bupati AlZaizi eksis berkonvoi kedalam masyarakat, guna melakukan silaturahmi sembari mendengar berbagai masukan dan saran warga dalam membangun Pidie lebih berkembang dan makmur.

Pembanguan irigasi pertanian merupakan urat nadi bagi masyarakat dalam menyambung hidupnya lebih baik dan berkualitas, soalnya nyaris 79 persen masyarakat Pidie bermata pencaharian tani.

Sektor lain, seperti Perikanan, kesehatan dan pendidikan, serta pembinaan dayah dan pesantren, serta bantuan sosial terhadap warga miskin dan duafa juga jadi prioritas.

Terakhir, pada November 2025 ini, Aceh di landa bencana banjir bandang 18 Kabupaten/ kota dilanda bandang, dan Pidie juga terdampak terutama seperti kecamatan Mutiara, Kembang Tanjong dan Tangse.Terkait bencana, Bupati dan Wabup bersama BPBD, Dinas Sosial serta Dinas terkait secepatnya menangani, dengan evakuasi warga juga menyerahkan bantuan masa panik dalam situasi darurat tersebut.

Malah kedua pemimpin ini bersama Forkopimda dan para Kepala SKPK terkait aktif memantau siang malam lokasi terdampak banjir dan juga titik pengungsi.

Wabup AlZaizi sangat cepat menyalurkan bantuan ke lokasi titik pengungsi dan juga melihat langsung ke lokasi titik pengungsi di Blang Pandak.

Salah satu lokasi titik pengungsi paling parah terdampak banjir adalah gampong Blang Pandak Tangse, Bupati Pidie Abu Sarjani sempat bermalam disana, sembari merekam jerit derita pengungsi.

Sebelumnya, pada 27 November 2025, Bupati Pidie atas nama Pemerintah, mengeluarkan surat keputusan terkait Status Tanggap Darurat Bencana Banjir, masa 14 hari terhitung tanggal 27 November 2025 dan berakhir pada tanggal 10 Desember 2025.

Selang dua hari, pada 29 November 2025, berdasarkan laporan akurat dari Dinas terkait, Bupati Pidie mengeluarkan Surat Edaran, tentang Larangan menaikkan harga bahan secara tidak wajar dan menahan stok barang dalam menghadapi situasi bencana alam banjir, yang ditujukan kepada toko retail, grosir dan para pedagang dalam Kabupaten Pidie.

Membangun Pidie tidaklah mudah, butuh seni dan dukungan, termasuk membangun sentra-sentra ekonomi produktif bagi masyarakat kecil dan ini yang memicu pembangunan berjalan lancar, dan atau pembangunan akan berjalan ditempat.Semoga (***)

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru