Polresta Banda Aceh Dirikan Kampung Bebas Narkoba

Rizki Rivaldi - Rabu, 09 Agustus 2023 20:54 WIB
Polresta Banda Aceh Dirikan Kampung Bebas Narkoba
datanews.id -Polresta Banda Aceh menginisiasi Kampung Bebas Narkoba di Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam. Peluncurannya dilakukan oleh Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin bersama Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, Kepala BNNK Banda Aceh Masduki, Dir Narkoba Polda Aceh Kombes Pol Shobatmen, dan Keuchik Lampulo Alta Zaini.

Peluncuran Lampulo sebagai Kampung Bebas Narkoba dilakukan di Komplek Kantor Keuchik gampong setempat, Rabu (9/8/2023).

Tampak ikut hadir pada acara ini, Kasdim 0101/KBA Letkol Arh Sugihantoro, Kepala DPMG Muhammad Syaifuddin Ambia, Camat Kuta Alam Arie Januar, dan sejumlah pejabat jajaran Pemko Banda Aceh.

Gampong Bebas Narkoba ini didirikan berawal dari adanya keresahan masyarakat.

Kapolresta Fahmi Irwan Ramli mengatakan, gagasan Kampung Bebas Narkoba merupakan tindak lanjut dari Instruksi Kapolri. "Menindaklanjuti Instruksi Kapolri kemudian kita berdiskusi bersama pemangku kebijakan lainnya. Dan akhirnya kita sepakati untuk program Kampung Bebas Narkoba dan kita pilih Gampong Lampulo," kata Kapolresta.

Ia mengatakan, diskusi dilakukan dengan latar belakang dimana dari seluruh tahanan yang ada di mapolresta, 80 persen di antaranya adalah orang-orang yang terlibat dalam kasus narkoba.

Katanya, sesuai arahan Kapolri tidak selamanya penyalahgunaan narkoba harus diselesaikan dengan penegakan hukum, namun jauh lebih penting bagaimana memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat, salah-satunya dengan program Kampung Bebas Narkoba.

Ia kemudian menyampaikan kenapa memilih Lampulo dari program tersebut. Kata Fahmi Irwan Ramli, alasannya adalah faktor geografis karena Lampulo sebagai desa yang memiliki pelabuhan ikan terbesar di Banda Aceh banyak kapal yang bersandar dan bisa saja dimanfaatkan untuk memasok barang haram tersebut.

"Faktor lain adalah respon positif dari Keuchik Alta Zaini dan perangkat gampong yang ketika membahas program ini menyambut baik dan siap berkolaborasi," ungkapnya.

Ia pun berharap, sinergi dan kolaborasi terus dilakukan karena dalam menyukseskan program tersebut tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja.
"Kata kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi, tidak hanya satu instansi saja yang terlibat. Semua harus berperan, dengan begitu kita harapkan persoalan penyalahgunaan narkoba bisa diselesaikan secara komprehensif," harap Kapolresta Banda Aceh. (riz)

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru