Dasco Kumpulkan Bos Himbara hingga Danantara, Bahas Rencana Buyback Saham BUMN

Rahmat Rinaldi - Selasa, 09 Juni 2026 10:54 WIB
Dasco Kumpulkan Bos Himbara hingga Danantara, Bahas Rencana Buyback Saham BUMN
Foto: iNews.id
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengumpulkan dirut Bank Himbara untuk membahas rencana buyback saham bank BUMN.

Jakarta– Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menggelar pertemuan dengan jajaran pimpinan perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta perwakilan Danantara Indonesia untuk membahas berbagai isu strategis terkait pasar modal nasional, termasuk rencana buyback saham perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pertemuan tersebut dilakukan di tengah upaya menjaga stabilitas pasar serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap saham-saham BUMN yang memiliki fundamental kuat. Sejumlah petinggi bank anggota Himbara hadir dalam diskusi tersebut guna membahas langkah-langkah yang dapat mendukung penguatan kinerja emiten pelat merah di pasar saham.

Dalam pembahasan itu, opsi buyback saham menjadi salah satu agenda utama. Langkah pembelian kembali saham oleh emiten dinilai dapat menjadi sinyal positif bagi pasar karena menunjukkan keyakinan manajemen terhadap prospek bisnis perusahaan di masa mendatang. Selain itu, buyback juga berpotensi membantu menjaga stabilitas harga saham saat terjadi tekanan pasar.

Para peserta rapat juga membahas kondisi terkini pasar keuangan domestik, prospek pertumbuhan ekonomi nasional, serta strategi untuk meningkatkan daya tarik investasi di sektor BUMN. Kehadiran Danantara dalam pertemuan tersebut dinilai penting mengingat perannya dalam pengelolaan investasi dan penguatan aset negara.

Pengamat pasar menilai, apabila rencana buyback direalisasikan oleh sejumlah emiten BUMN, langkah tersebut dapat menjadi katalis positif bagi pergerakan saham-saham pelat merah. Kebijakan itu juga berpotensi meningkatkan kepercayaan investor institusi maupun ritel terhadap prospek jangka panjang perusahaan-perusahaan BUMN.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai besaran maupun emiten BUMN yang akan menjalankan aksi korporasi buyback. Hasil pembahasan tersebut diperkirakan akan menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menentukan langkah strategis berikutnya untuk menjaga stabilitas pasar modal nasional.

Pelaku pasar kini menantikan perkembangan lebih lanjut dari hasil pertemuan tersebut, terutama terkait kemungkinan implementasi buyback yang dapat memberikan sentimen positif bagi indeks saham dan kinerja emiten BUMN di Bursa Efek Indonesia. (*)

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru