Bencana Dahsyat Pidie Jaya, Bupati dan Wabup Aktif Pantau Warga Terdampak

Hasballah - Selasa, 02 Desember 2025 22:03 WIB
Bencana Dahsyat Pidie Jaya, Bupati dan Wabup Aktif Pantau Warga Terdampak
Meureudu- Banjir bandang menghantam Kabupaten Pidie Jaya, pada Selasa (25/11/2025) lalu sangat luar biasa parah dan dahsyat seakan tsunami kecil.

Banjir bandang menyapu dan meluluh lantakkan potensi penduduk, seperti rumah-rumah, sawah ladang, ternak , dan harta benda lainnya dalam kecamatan Meureudu.

Camat Meureudu Syukri menyebut, ada 30 gampong dalam kecamatan Meureudu, seluruhnya terdampak dan harus mengungsi. Namun sebagian warga sudah kembali membersihkan rumah akibat lumpur banjir yang sangat tebal.

Pantauan media ini, salah satu titik pengungsi, sesuai data petugas pada Selasa (2/12/2025) bahwa Gampong Manyang Cut ada 21 KK dan Gampong Beurawang 36 KK (124 jiwa) mengungsi dan mereka berada di Mess Chik Pante Geulima di Cot Trieng satu lokasi dengan pusat Pemerintahan Pidie Jaya.

Keadaan warga kedua Gampong tersebut aman dan terkendali termasuk sandang pangan serta kesehatan. Dan petugas dari Dinsos dan Kesehatan standby di titik lokasi pengungsi.

Untuk dapur umum bagi masyarakat Kecamatan Meureudu dan sejumlah petugas juga posko banjir ditempatkan bersisian dengan Mess Chik Pante Geulima.

Dapur umum ini dikelola langsung oleh BKO Tagana Kemensos RI dari Bandung, Jawa Barat, berbaur dengan Tagana Dinsos Pidie Jaya.

Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi dan Wakil Bupati Hasan Basri, unsur Forkopimda serta seluruh perangkat SKPK terlibat langsung dalam rangka evakuasi dan pemulihan kondisi bencana.

Diamati dari berbagai aktivitas bencana, Bupati dan Wakil Bupati juga menerima bantuan untuk 8 kecamatan dalam wilayah Pidie Jaya di Posko Utama Gedung MTQ di Cot Trieng, dari Pemerintah (Dinsos) Provinsi dan Pemerintah Pusat. Bantuan juga datang dari sejumlah kalangan dan elemen peduli bencana lainnya.

Bukan hanya itu, sejumlah Menteri Kabinet dan Kepala BNPB, serta pejabat provinsi turun melihat langsung duka mendalam yang dialami warga Pidie Jaya sembari membawa bantuan logistik dalam bentuk Banpres.

Bupati Sibral Malasyi dan Wabup Hasan Basri juga terus memonitor dan tinjau pagi, siang dan juga malam hari di lokasi dan titik pengungsi serta terkadang makan bersama warga yang mengungsi.

Salah seorang pengungsi mengatakan sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah/ Provinsi juga pusat atas bantuan dan peduli terhadap bencana yang dialami ini. (Hasballah.B)

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru