Ketika Danrem Jadi Penguat Harapan Warga Pasca Bencana
Didampingi Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., Danrem hadir tidak hanya sebagai pimpinan wilayah teritorial, tetapi juga sebagai sosok yang membawa empati, kepedulian, dan semangat kebangkitan bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor.
Tepat pukul 12.28 WIB, Kolonel Inf Ali Imran mendarat menggunakan Helikopter BNPB jenis PK-RTX di Desa Uyem Beriring. Kehadiran tersebut disambut haru oleh warga yang sejak beberapa hari sebelumnya masih berjuang memulihkan kehidupan pasca bencana.
Danrem langsung meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Uyem Beriring, melihat secara langsung kondisi rumah warga, fasilitas umum, serta dampak yang dirasakan masyarakat. Peninjauan dilanjutkan ke lokasi pembangunan jembatan gantung darurat, yang menjadi akses vital bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Momen paling menyentuh terjadi saat Danrem bersama Ketua Persit KCK Cabang XXVI Dim 0113 Koorcab Rem 011 PD Iskandar Muda, Ny. Dhantie Fran, melaksanakan trauma healing bagi anak-anak korban bencana. Tawa anak-anak kembali pecah ketika mereka diajak bermain, bernyanyi, hingga menari Tari Saman bersama. Di saat yang sama, TNI juga menggelar pengobatan massal bagi lansia, ibu hamil, dan anak-anak, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat.
Usai berbaur dan makan bersama warga (ISOMA), Danrem melanjutkan peninjauan ke Makoramil 06/Tripe Jaya di Desa Setul, untuk memastikan kesiapan personel dan langkah-langkah penanganan lanjutan pasca bencana banjir dan longsor.
Kunjungan kerja ditutup dengan peninjauan ke Desa Pulo Gelime, sekaligus penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut menjadi simbol kehadiran negara melalui TNI, bahwa masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi musibah.
Dalam setiap langkahnya, Danrem 011/Lilawangsa menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir bersama rakyat, terutama di saat-saat sulit. Bagi masyarakat Tripe Jaya, kehadiran Danrem dan jajaran TNI bukan sekadar kunjungan kerja, tetapi menjadi penguat semangat, pemulih luka batin, dan harapan untuk bangkit kembali.
TNI sekali lagi membuktikan bahwa mereka bukan hanya penjaga kedaulatan, tetapi juga pelindung dan sahabat rakyat di setiap keadaan. (*)
Sentuhan Kasih TNI Jelang Ramadhan, Mushola di Pidie dan Pijay Dicat Warna Indah
Satgas Yonif 112/DJ Laksanakan Jalan Sehat Dan Senam Bersama Warga Papua
Prajurit Yonif 117/KY Bersihkan SDN 2 Kuala Simpang, Aceh Tamiang yang Tertutup Lumpur
Brigjen TNI Dwi Sasongko Resmi Menjabat Kasdam Iskandar Muda
Pangdam IM Tinjau Sumur Bor di Dayah Zawiyah Babussalam Aceh Tamiang