KIP Pidie Edukasi Pemilih Pemula dan Muda Cegah Politik Uang

Hasballah - Jumat, 17 Juli 2026 09:00 WIB
KIP Pidie Edukasi Pemilih Pemula dan Muda Cegah Politik Uang
Sigli – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie menggelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih bagi pemilih pemula dan pemilih muda dengan mengusung tema "Peran Pemilih Pemula dan Pemilih Muda dalam Pencegahan Politik Uang untuk Mewujudkan Pemilu yang Berintegritas", di Aula KIP Pidie, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, yakni Kejaksaan Negeri Pidie, Polres Pidie, Bawaslu Pidie, dan praktisi kepemiluan. Dari Kejaksaan Negeri Pidie hadir Kepala Sub Seksi I Bidang Intelijen, Bagus Agung Santoto, S.H. Sementara dari Polres Pidie diwakili Iptu Bustamam, S.E., dari Bawaslu Pidie menghadirkan Indra Abidin, S.H., serta Mukhtar, S.E. sebagai praktisi pemilu.

Peserta kegiatan terdiri atas siswa-siswi SMA Negeri 1 Sigli sebagai perwakilan pemilih pemula dan mahasiswa Universitas Jabal Ghafur sebagai perwakilan pemilih muda.

Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua KIP Kabupaten Pidie, Ramli Usman. Dalam sambutannya, ia mengajak generasi muda untuk menjadi agen perubahan (agent of change) dalam mewujudkan pemilu dan pilkada yang berintegritas dengan menolak segala bentuk politik uang.

"Generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi. Jadilah agen perubahan yang mampu mengedukasi lingkungan sekitar agar bersama-sama menolak praktik politik uang," ujar Ramli Usman.

Sesi sosialisasi dipandu oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KIP Pidie, Edi Kurniawan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota KIP Pidie, yakni Sufyan, Azhari, dan Azharuddin, didampingi Sekretaris KIP Pidie, Neti Saparita, S.H., M.H., beserta jajaran sekretariat.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat sambutan positif dari para peserta. Antusiasme siswa dan mahasiswa terlihat dari keaktifan mereka mengikuti pemaparan materi serta sesi tanya jawab mengenai upaya pencegahan politik uang demi terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. (*)

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru