Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Pidie Jaya Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan Bangsa
Hasballah - Senin, 01 Juni 2026 09:59 WIB
Meureudu – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Pidie Jaya, Senin (1/6/2026).
Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia."
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., ME, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Hasan Basri, ST, MM, unsur Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., M.PH, kepala SKPK, para kepala bagian, camat, pimpinan instansi vertikal, unsur TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam amanat itu disampaikan bahwa Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang majemuk, tetapi juga menjadi landasan penting dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkeadilan.
Nilai-nilai kemanusiaan, musyawarah, toleransi, dan gotong royong dinilai sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi, dinamika geopolitik, hingga ancaman perpecahan sosial.
Peringatan Hari Lahir Pancasila juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, memperkokoh karakter bangsa, serta mendorong pembangunan daerah yang berlandaskan moralitas, keadilan, dan keberpihakan kepada masyarakat.
Selain itu, Bupati Sibral Malasyi menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda agar menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam keseharian, bukan sekadar hafalan atau simbol semata.
"Generasi muda adalah penjaga masa depan bangsa sekaligus pondasi perdamaian dunia. Jadikan Pancasila sebagai cara berpikir, bersikap, dan berkarya, serta lawan segala bentuk intoleransi, perpecahan, dan kebencian yang dapat merusak persatuan," tegasnya.
Menurut Bupati, Indonesia yang maju, damai, dan berdaya saing hanya dapat diwujudkan melalui generasi yang berkarakter, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta setia pada semangat persatuan dan kesatuan bangsa. (*)
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pemkab Pidie Gelar Open House Iduladha, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Pemkab Pidie Jaya Gelar Pasar Murah di Empat Kecamatan Jelang Iduladha
Lepas Jamaah Calon Haji, Bupati Pijay Titip Doa Jauhkan Bencana
Sarjani–AlZaizi dan Ikhtiar Membangun Pidie dari Segala Sektor
Bupati Pidie Jaya Hadiri Launching Operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2026
DPMG Pidie Gelar Analisa Pengembangan BUMDESA, Dorong Ekonomi Gampong Maju
Komentar