Korban Banjir Kota Langsa Seruduk Pemko
Edy Syarifuddin - Kamis, 02 April 2026 21:18 WIB
Langsa- Lebih dari seratusan warga yang mengatasnamakan Forum Banjir Kota Langsa melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Pemerintah Kota (Pemko) Langsa, Kamis (2/4/2026).

Aksi demonstrasi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu terpusat di depan pintu gerbang keluar Sekretariat Daerah Kota Langsa.
Aksi unjuk rasa tersebut terkait bantuan banjir yang hingga hari ini belum mereka terima dan para pengunjuk rasa mempertanyakan kejelasan bantuan pemerintah ini.
Tak sedikit pula kaum emak-emak ikut melibatkan diri menyuarakan yel-yel "Turun Walikota dan Sekda dari jabatannya seraya membentangkan alat peraga mengkritik kepemimpinannya serta bunyi-bunyian di lokasi titik pusat kumpul di gerbang pintu keluar kantor pemerintahan itu".
Sedang aksi Unras tersebut mendapat pengawalan ketat aparat Kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) dalam pengamanan di lokasi.
Kehadiran pengunjukrasa dari forum banjir kota langsa tersebut diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Langsa, Suhartini, didampingi sejumlah pejabat teras pemerintahan kota itu di lokasi.
Dilokasi tidak terlihat Wali Kota ataupun Wakil Wali Kota Langsa yang menemui mereka, diperoleh informasi Wali Kota Jeffry Sentana saat itu sedang tugas dinas keluar kota.
Sementara itu koordinator forum banjir kota langsa Haprijal Roji meminta orang nomor satu di Pemko Langsa untuk menemui mereka dan menjelaskan terkait bantuan banjir bagi mereka yang belum menerima.
Lalu Sekda Kota Langsa Suhartini didepan para demonstran memberi penjelasan terkait tentang metode pendataan korban banjir sesuai aturan atau juknis yang telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat.
Selain itu Sekda juga memberitahukan bahwa Pemko Langsa telah menyalurkan bantuan Tahap I terhadap ratusan warga yang rumahnya rusak ringan dan sedang termasuk menyalurkan bantuan jadup atau jaminan hidup bagi korban banjir yang per-orang Rp 15 ribu/hari selama 90 hari.
Atas penjelasan Sekdako itu Haprijal Roji selaku koordinator aksi dalam orasinya meminta Pemko Langsa memberikan penjelasan tertulis dan ditandatangani bukan sebagai mengumbar janji saja.
Setelah jeda beberapa saat Sekda Suhartini membuat surat penjelasan tertulis kembali ke lokasi menemui pengunjuk rasa bersama pejabat lainnya menyerahkannya surat penjelasan tersebut ke koordinator aksi yang diminta para pendemo.
Kemudian seratusan lebih para pendemo berbaris meninggalkan lokasi pemko dengan tertib menuju kantor kejaksaan negeri langsa untuk melakukan hal sama menuntut agar pihak kejari melakukan lidik dan sidik jika didapati penyimpangan terhadap proses pendataan dan penyaluran bantuan langsung tunai korban banjir kota Langsa. (esy).
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pelantikan di Pijay Bersamaan Banjir Datang, PR untuk Pejabat Baru
Polres Langsa Amankan 4 Tersangka dan Sita 2 kilogram Lebih Sabu
Keluarga Besar PT CMN Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an Ramadhan 1447 H
PWI Bersama BAS Cabang Langsa Salurkan Tali Asih
Seorang Residivis Narkoba Kembali Ditangkap Saat Resnakoba Langsa
Polres Langsa Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur
Komentar