Abi Lhok Nibong Isi Tausiah Bulanan di Galon Kupi Sigli

Hasballah - Senin, 15 Juni 2026 22:39 WIB
Abi Lhok Nibong Isi Tausiah Bulanan di Galon Kupi Sigli

Sigli – Pengajian Tasawuf, Tauhid, dan Fikih (Tastafi) bulanan di Galon Kupi Sigli kembali digelar setelah sempat libur selama bulan Ramadan serta menjelang Hari Raya Idulfitri dan Iduladha 1447 Hijriah.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (15/6/2026) malam itu menghadirkan Tgk H. Muhammad Jafar atau Abi Lhok Nibong sebagai pemateri utama.

Pantauan di lokasi, usai salat Isya, ratusan jamaah yang terdiri dari teungku gampong, kaum ibu, serta santriwan dan santriwati dari sejumlah dayah di sekitar Sigli memadati halaman SPBU Galon Kupi Pulo Pisang, Sigli. Sejumlah peserta juga datang dari berbagai pelosok untuk mengikuti pengajian rutin tersebut.

Dalam tausiyahnya, Tgk H. Muhammad Jafar yang akrab disapa Abi Lhok Nibong menjelaskan tentang proses kehidupan manusia sejak berada dalam kandungan hingga menjadi manusia yang sempurna.

Menurutnya, selama masa kehamilan, seorang calon ibu wajib menjaga diri dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang halal, karena hal tersebut akan berpengaruh terhadap kehidupan anak di masa mendatang.

"Makanan dan minuman yang bersumber dari yang halal maupun haram akan berproses dan memberi dampak dalam kehidupan manusia selanjutnya," ujar Abi.

Ia menjelaskan, setelah lahir ke dunia, manusia diberi amanah oleh Allah SWT untuk mengelola bumi, baik yang berada di daratan, lautan maupun pegunungan. Karena itu, diperlukan insan yang produktif serta memiliki kompetensi keislaman yang menyeluruh.

Pada kesempatan tersebut, Abi Lhok Nibong juga memaparkan bahwa untuk memperoleh jalan menuju surga Allah SWT, seseorang harus memiliki ilmu dan iman yang terangkum dalam ketakwaan.

"Untuk mencapai ketakwaan, seseorang harus memperbanyak amal saleh. Dengan ilmu, iman, dan amal saleh, jalan menuju surga Allah akan terbuka dan lancar," jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesucian dalam beribadah, baik dari najis pada pakaian maupun tempat yang digunakan untuk beribadah.

"Dalam ibadah, kita perlu menjaga diri agar suci dari najis, baik pada pakaian maupun tempat," pungkasnya.

Sementara itu, Manajer SPBU Pulo Pisang Sigli, H. Marzuki Abdullah, mengatakan bahwa pengajian Tastafi ke-45 tersebut merupakan kegiatan perdana setelah jeda menjelang puasa Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha 1447 H.

"Kami berharap pengajian bulanan ini dapat menambah ilmu agama Islam bagi seluruh jamaah yang hadir," harapnya. (Hsb)

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru