Nama Tarmizi Age Ramai Diusulkan Jadi Calon Wakil Menteri Ketenagakerjaan
Hasballah - Jumat, 12 Juni 2026 20:57 WIB
Banda Aceh– Nama Tarmizi Age menjadi perbincangan di kalangan masyarakat Aceh dalam beberapa hari terakhir. Dukungan terhadap tokoh asal Aceh tersebut ramai bermunculan di berbagai grup WhatsApp dan media sosial, yang mengusulkannya masuk dalam bursa calon Wakil Menteri Ketenagakerjaan di Kabinet Merah Putih.
Dukungan itu terlihat dari beredarnya poster digital yang menampilkan sosok Tarmizi Age disertai berbagai pesan dukungan dari masyarakat. Poster tersebut kemudian viral dan menjadi bahan diskusi di sejumlah komunitas, mulai dari kalangan pemuda, pekerja migran, hingga masyarakat Aceh yang berada di perantauan.
Sejumlah warganet menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo Subianto dapat mempertimbangkan figur asal Aceh tersebut untuk mengisi posisi strategis di bidang ketenagakerjaan.
Salah seorang pengguna media sosial menilai Tarmizi Age memiliki pengalaman yang dapat menjadi modal dalam membantu pengelolaan sektor ketenagakerjaan nasional.
"Saya berharap Presiden Prabowo dapat mempertimbangkan putra terbaik Aceh ini. Bang Tarmizi Age memiliki pengalaman di luar negeri dan dapat membawa perspektif yang luas dalam membantu urusan ketenagakerjaan Indonesia," tulis seorang warganet.
Pendapat serupa juga disampaikan oleh warganet lainnya yang menilai Tarmizi Age memiliki pemahaman mengenai isu ketenagakerjaan dan jaringan internasional yang dapat mendukung pengembangan peluang kerja bagi masyarakat Indonesia.
"Bang Tarmizi Age sosok yang tepat. Beliau memahami persoalan tenaga kerja, memiliki pengalaman, serta jaringan internasional yang dapat membuka peluang lebih luas bagi pekerja Indonesia," tulis netizen lainnya.
Ramainya dukungan tersebut menunjukkan adanya harapan sebagian masyarakat Aceh agar putra daerah memperoleh kesempatan berkontribusi pada tingkat nasional. Nama Tarmizi Age pun mulai disebut sebagai salah satu figur Aceh yang dinilai memiliki kapasitas untuk mengemban tanggung jawab di pemerintahan pusat.
Bagi sebagian masyarakat Aceh, munculnya dukungan terhadap Tarmizi Age tidak hanya dipandang sebagai dukungan terhadap individu, tetapi juga sebagai harapan agar Aceh kembali memiliki keterwakilan yang lebih kuat dalam pemerintahan nasional. (*)
SHARE:
Tags
Berita Terkait
KPK Tahan Menteri Agama periode 2019-2024
Menkomdigi Meutya Hafid Tegaskan Platform Digital Wajib Perketat Perlindungan Anak dari Konten Berbahaya
Menkomdigi Meutya Hafid Serukan Moderasi Digital Demi Masa Depan Generasi Muda
Indonesia Tegaskan Tak Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel
Berantas Judi Online, Menkominfo Instruksikan “Sapu Judol”
Pemerintah Batasi Pergerakan Angkutan Barang di Tol Jakarta selama KTT ke-43 ASEAN
Komentar