Usulan Bupati Pidie Jaya Berbuah Hasil, Kemensos Mulai Bentuk Kampung Siaga Bencana di Meurah Dua
Hasballah - Sabtu, 27 Juni 2026 11:38 WIB
Pidie Jaya– Usulan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana membuahkan hasil. Kementerian Sosial RI mulai melaksanakan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kecamatan Meurah Dua, yang merupakan salah satu kawasan dengan tingkat kerawanan bencana hidrometeorologi cukup tinggi di Kabupaten Pidie Jaya.
Program yang berlangsung pada 26–29 Juni 2026 di Aula Kantor Camat Meurah Dua tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan dan koordinasi yang dilakukan Bupati Pidie Jaya kepada Kementerian Sosial RI agar masyarakat di wilayah rawan bencana mendapatkan penguatan kapasitas dalam menghadapi potensi bencana.
Sebanyak 60 peserta yang terdiri dari perwakilan 19 gampong dan unsur Kecamatan Meurah Dua mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta terdiri atas 35 laki-laki dan 25 perempuan berusia 21 hingga 35 tahun yang dipersiapkan menjadi relawan sekaligus penggerak kesiapsiagaan bencana di lingkungan masing-masing.
Pembentukan Kampung Siaga Bencana merupakan bagian dari pelaksanaan Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi (R3) Pascabencana Sumatera yang bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Pidie Jaya, Azharydi, S.Pi., M.M., mengatakan terlaksananya program tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dan Kementerian Sosial RI.
"Atas arahan dan dukungan penuh Bapak Bupati Pidie Jaya, usulan pembentukan Kampung Siaga Bencana akhirnya dapat direalisasikan oleh Kementerian Sosial RI. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi," ujar Azharydi.
Bupati Pidie Jaya berharap pembentukan Kampung Siaga Bencana tidak hanya sebatas kegiatan pelatihan, tetapi mampu melahirkan relawan yang terampil, tangguh, dan siap menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat saat terjadi bencana.
Dengan hadirnya Kampung Siaga Bencana, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya mitigasi risiko, memiliki kemampuan melakukan penanganan awal secara mandiri, serta membangun budaya gotong royong dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah tersebut diharapkan terus diperkuat guna mewujudkan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan siap menghadapi bencana demi melindungi keselamatan jiwa serta mempercepat proses pemulihan apabila bencana terjadi. (*)
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hewan Ternak Berkeliaran di Jalan Nasional, Warga Soroti Ketegasan Satpol PP Pidie
Pilchiksung Serentak di 31 Gampong, Pemkab Pidie Jaya Kerahkan Tim Monitoring
Kemensos Salurkan Rp63,98 Miliar untuk 5.535 KK Korban Banjir di Pidie Jaya
Bupati Pidie Jaya Buka Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup V 2026
Wabup Alzaizi Dampingi Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Revitalisasi 113 Sekolah di Pidie
5.535 KK Terdampak Bencana di Pidie Jaya Mulai Terima Bantuan Kemensos Besok
Komentar