Pemkab Pidie Jaya Perkuat Sinergi dengan UUI melalui Pelaksanaan KKN di 17 Gampong
Rizki Rivaldi - Jumat, 31 Juli 2026 14:51 WIB
Pidie Jaya – Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya, Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., M.PH., yang diwakili Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Pidie Jaya, Dr. Muzakir, M.M., menerima kunjungan Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Banda Aceh dalam rangka koordinasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kantor Bupati Pidie Jaya, Kamis (30/7/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Pemerintahan Setdakab Pidie Jaya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Pidie Jaya, Wakil Rektor UUI Soraya Lestan, S.E., M.G., Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DiRPM) selaku Ketua KKM Syarifah Asyura, S.Pa., M.Sc., Koordinator Promosi Ferdy Hidayatullah, S.E., M.T., Ketua Program Studi Pendidikan Komputer Rizki Jullatama, M.Pd., serta jajaran lainnya.
Pelaksanaan KKN Universitas Ubudiyah Indonesia akan dilaksanakan di 17 gampong yang tersebar pada tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Jangka Buya, Ulim, dan Trienggadeng. Program ini diharapkan mampu mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pemberdayaan potensi gampong sehingga kehadiran mahasiswa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Dr. Muzakir menegaskan bahwa mahasiswa harus terlebih dahulu memahami kondisi, kebutuhan, dan potensi masing-masing gampong agar program yang dilaksanakan tepat sasaran dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Selain itu, mahasiswa juga diharapkan menjunjung tinggi adat istiadat, nilai-nilai agama, dan kearifan lokal masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Pidie Jaya, dengan menghormati budaya gotong royong serta peran keuchik, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
"Datanglah dengan ilmu dan adab. Bangun komunikasi, hormati masyarakat, dan jadikan kearifan lokal sebagai dasar dalam menjalankan program," ujar Muzakir.
Ia juga mengingatkan bahwa Kabupaten Pidie Jaya masih berada dalam tahap pemulihan pascabencana hidrometeorologi. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu mengedepankan empati, kepedulian, dan kesabaran dalam berinteraksi dengan masyarakat serta menyesuaikan program kerja dengan kondisi di lapangan.
Menurutnya, setiap kendala yang dihadapi selama pelaksanaan KKN hendaknya diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan musyawarah bersama pemerintah gampong serta masyarakat setempat.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap pelaksanaan KKN Universitas Ubudiyah Indonesia dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan daerah sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat secara berkelanjutan.
"Kami berharap mahasiswa pulang membawa pengalaman yang berharga, sementara masyarakat memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan manfaat nyata dari kehadiran mereka. Jangan hanya meninggalkan dokumentasi kegiatan, tetapi tinggalkan manfaat yang dapat diteruskan oleh masyarakat," tutup Muzakir. (*)
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya Hadiri Peresmian Mushalla Munzalan Mubarokan Kejaksaan Negeri Pidie Jaya
Bupati Pidie Jaya Serahkan Tujuh Truk Fuso untuk Koperasi Desa Merah Putih, Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Bupati Pidie Jaya dan Dandim 0102/Pidie Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Konektivitas Antarwilayah
Pemkab Pidie Jaya Beri Klarifikasi Terkait Laporan Pengaduan ke KPK
Pemkab Pidie Jaya Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Dimeriahkan Rapa'i, Seudati, dan Kuis Berhadiah
Bupati Pidie Jaya: Pemerintah Tetap Eksis dan Komit Membangun Daerah
Komentar