50 Pengurus OPDTI Dayah Terpadu Inshafuddin Dibekali Ilmu Kepemimpinan

Rahmat Rinaldi - Rabu, 20 Mei 2026 14:51 WIB
50 Pengurus OPDTI Dayah Terpadu Inshafuddin Dibekali Ilmu Kepemimpinan
Banda Aceh – Sebanyak 50 pengurus Organisasi Pelajar Dayah Terpadu Inshafuddin (OPDTI) periode 2026–2027 mengikuti pelatihan kepemimpinan yang digelar di Ruang Perpustakaan Lt. 2 Dayah Terpadu Inshafuddin, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Bidang SDM dan Manajemen Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh, Muhammad Syarif sebagai pemateri utama. Ia juga diketahui merupakan Alumni Lemhannas Pemuda Angkatan I.

Kepala SMA Inshafuddin Banda Aceh, H. Saifullah dalam sambutannya mengatakan, Dayah Terpadu Inshafuddin merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam terbaik di Banda Aceh yang memadukan pendidikan umum dan pendidikan agama sejak berdiri pada 17 Juli 1998.

Menurutnya, pembinaan kepemimpinan bagi santri dan siswa menjadi program rutin sekolah sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta kemampuan organisasi para pelajar.

"Program pembinaan kepemimpinan bagi santri/siswa bertujuan meningkatkan pengetahuan serta pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai kepemimpinan dan pengelolaan organisasi kesiswaan maupun kesantrian," ujar Saifullah.

Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan tidak hanya soal memimpin orang lain, tetapi juga kemampuan memimpin diri sendiri dengan disiplin, akhlak yang baik, dan semangat belajar.

"Kepemimpinan bukan hanya soal memimpin orang lain, tetapi juga bagaimana memimpin diri sendiri dengan disiplin, akhlak yang baik, dan semangat belajar. Siswa harus mampu menjadi teladan serta siap tampil sebagai calon pemimpin di masa mendatang," katanya.

Sementara itu, Muhammad Syarif dalam materinya menjelaskan berbagai teori dasar kepemimpinan yang perlu dipahami para pelajar dan santri. Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki sikap demokratis, kemampuan komunikasi yang baik, mampu mengenali karakter bawahan, memiliki semangat perubahan, serta menjunjung tinggi akhlakul karimah.

"Kepemimpinan tidak lahir begitu saja, tetapi dibentuk melalui proses belajar, pengalaman, dan pembiasaan. Karena itu, siswa/santri perlu terus mengembangkan kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, dan sikap tanggung jawab," jelasnya.

Pelatihan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak antusias menyampaikan pertanyaan seputar organisasi, kepemimpinan, dan tantangan generasi muda saat ini.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Inshafuddin Banda Aceh, Rika Fernawati mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan karakter dan penguatan organisasi siswa di lingkungan sekolah.

"Kegiatan pelatihan ini diikuti semua siswa kelas XI, pembina OSIS, dan dewan guru. Diharapkan kegiatan ini dapat melahirkan siswa yang memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, dan mampu berkontribusi positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat," ujarnya.

Dari 50 peserta yang mengikuti pelatihan, sebanyak 18 santriwan dan santriwati dinilai aktif selama kegiatan berlangsung. Mereka mendapat bonus dari Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh yang akan diserahkan pada apel hari Senin mendatang. Peserta aktif tersebut terdiri dari delapan laki-laki dan delapan perempuan. (*)

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru