Asing Borong Saham BNI, Big Bank Lainnya Malah Dilepas
Jakarta – Investor asing mencatatkan aksi beli bersih pada saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) di tengah tekanan jual pada saham perbankan besar lainnya selama periode 27–30 April 2026.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, asing membukukan net buy sebesar Rp141,3 miliar pada BBNI. Sebaliknya, saham bank besar lain mengalami net sell, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp2,06 triliun, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp1,6 triliun, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp1 triliun.
Secara keseluruhan, investor asing mencatat net sell Rp7,06 triliun dalam sepekan, melanjutkan tren pekan sebelumnya Rp2,9 triliun. Sepanjang tahun berjalan, total net sell asing mencapai Rp49,8 triliun.
Kinerja BBNI tetap solid dengan pertumbuhan kredit 20% secara tahunan pada kuartal I-2026, ditopang segmen korporasi dan menengah. Dana pihak ketiga juga tumbuh kuat, menjaga rasio kredit terhadap simpanan (LDR) di level 83%.
Analis BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk BBNI dengan target harga Rp4.700. Namun, untuk jangka pendek, saham ini dinilai berpotensi volatil akibat ketidakpastian kondisi makro global. (*)
IHSG Melonjak 1,8 Persen di Awal Perdagangan, Seluruh Sektor Menghijau
Asing Masih Catat Net Sell Rp349,01 Miliar di Sesi I, BBRI Jadi Saham Paling Banyak Dilepas
BUMI Rampungkan Divestasi 3,03 Persen Saham Citra Palu Mineral, Fokus Perkuat Strategi Diversifikasi
Asing Catat Net Sell Rp449,83 Miliar di Sesi I, BBCA Jadi Saham Paling Banyak Dilepas
Asing Masih Catat Net Sell Rp442,88 Miliar, BBCA Jadi Incaran Utama Investor Asing