Lapas Perempuan Sigli Terapkan Pembinaan Humanis, Warga Binaan Aktif Berkebun hingga Produksi Kue
Sigli – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Sigli, Kabupaten Pidie, terus mengedepankan program pembinaan yang produktif dan humanis bagi warga binaan. Lapas yang menjadi satu-satunya lembaga pemasyarakatan khusus perempuan di Aceh ini membina narapidana melalui berbagai kegiatan keagamaan, keterampilan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (20/7/2026), aktivitas warga binaan berlangsung tertib sesuai jadwal harian. Selain mengikuti pembinaan keagamaan, mereka juga aktif bercocok tanam hortikultura, berolahraga, serta menghasilkan berbagai produk kue kering.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Sigli, Niken Kartika Wismarini melalui Humas Lapas, Cut Raudlatul Jannah, mengatakan pembinaan yang diberikan tidak hanya berfokus pada penguatan nilai-nilai agama Islam, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah bebas.
"Selain pembinaan keagamaan, warga binaan juga dilibatkan dalam kegiatan bercocok tanam, olahraga, dan pembuatan kue kering. Produk kue yang mereka hasilkan memiliki kualitas yang baik dan cukup diminati masyarakat," ujar Cut Raudlatul Jannah.
Ia menjelaskan, Lapas Perempuan Sigli merupakan satu-satunya lapas khusus perempuan di Aceh. Karena itu, pihaknya berkomitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.
Menurutnya, pelayanan kunjungan keluarga juga dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku. Jadwal kunjungan dibuka setiap Senin hingga Kamis, pukul 09.00–12.00 WIB dan dilanjutkan pukul 14.00–16.00 WIB.
"Seluruh barang bawaan pengunjung diperiksa secara ketat. Pengunjung dilarang membawa telepon genggam, senjata tajam, maupun minuman dalam kemasan kaleng. Ketentuan ini mengacu pada aturan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI serta surat edaran Kantor Wilayah Aceh," jelasnya.
Cut Raudlatul Jannah menambahkan, seluruh proses pembinaan dan pelayanan terhadap warga binaan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan kekeluargaan.
"Dalam pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan, kami selalu menerapkan pola yang humanis dan penuh rasa kekeluargaan," pungkasnya. (*)
Pemkab Pidie Akan Salurkan 4,65 Miliar Bantuan Modal Usaha
TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Mulai Garap Demplot Sayuran, Edukasi Warga Manfaatkan Lahan Kosong
TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Mulai Bangun Sumur Bor, Wujudkan Akses Air Bersih untuk Dayah dan Warga
Progres RTLH TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Capai Tahap Struktur Utama, Harapan Baru bagi Umar Amin
Satgas TMMD Kodim 0102/Pidie Suguhkan Film Sejarah dan Video Progres TMMD untuk Warga