Rudapaksa Anak Dibawah Umur, Seorang Pria Asal Aceh Tamiang Diringkus Sat Reskrim Polres Langsa
Edy Syarifuddin - Rabu, 29 November 2023 23:13 WIB
datanews.id -Rudapaksa anak dibawah umur, seorang pria berinisial MY (41), warga Kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang di ringkus Sat Reskrim Polres Langsa, rabu (29/11/2023).
Kapolres Langsa AKBP Muhammadun, melalui Kasat Reskrim Polres Langsa Ipda Rahmad mengatakan, tersangka pelaku ditangkap berdasarkan laporan polisi LP/B/216/XI/2023/SPKT/POLRES LANGSA/POLDA ACEH, tanggal 15 November 2023.
Terungkapnya kasus ini awalnya saat korban hendak buang air kecil, saat itu korban mengeluh pada ibu nya dengan mengatakan "Mau kencing sakitlah Mak", terang Kasat menjelaskan pengakuan korban.
Selanjutnya, korbanpun dilakukan pengobatan dan di visum, lalu dokter forensik mengatakan ada luka robek pada alat vital korban, dari hasil itu saat tiba dirumah sang ayah juga bertanya kepada korban, "Kakak kenapa", tanya sang Ayah .
Kemudian, sambil menangis korban menceritakan pada ayah kandungnya bahwa dirinya telah dilecehkan oleh tersangka pelaku.
Menerima pengakuan sang Anak lalu ayah korban yang tidak terima berniat melaporkan peristiwa ini pada pihak yang berwajib.
Selanjutnya ayah korban membuat pengaduan ke Polres Langsa dan Sat Reskrim Polres Langsa pada Rabu 15 November 2023, dari pengaduan itu Sat Reskrim Polres Langsa langsung melakukan gerak cepat mengamankan pelaku ke Mapolres Langsa.
Dari hasil penyidikan, Polisi menyita barang bukti berupa satu potong baju kaos lengan pendek berwarna merah motif boneka dan satu potong celana kaos ponggol bercorak garis-garis hitam putih.
"Pelaku dijerat dengan Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat pasal 47 pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di hukum dengan hukuman penjara selama-lamanya 90 bulan (7,5 Tahun)", ujar Kasat. (esy).
Kapolres Langsa AKBP Muhammadun, melalui Kasat Reskrim Polres Langsa Ipda Rahmad mengatakan, tersangka pelaku ditangkap berdasarkan laporan polisi LP/B/216/XI/2023/SPKT/POLRES LANGSA/POLDA ACEH, tanggal 15 November 2023.
Terungkapnya kasus ini awalnya saat korban hendak buang air kecil, saat itu korban mengeluh pada ibu nya dengan mengatakan "Mau kencing sakitlah Mak", terang Kasat menjelaskan pengakuan korban.
Selanjutnya, korbanpun dilakukan pengobatan dan di visum, lalu dokter forensik mengatakan ada luka robek pada alat vital korban, dari hasil itu saat tiba dirumah sang ayah juga bertanya kepada korban, "Kakak kenapa", tanya sang Ayah .
Kemudian, sambil menangis korban menceritakan pada ayah kandungnya bahwa dirinya telah dilecehkan oleh tersangka pelaku.
Menerima pengakuan sang Anak lalu ayah korban yang tidak terima berniat melaporkan peristiwa ini pada pihak yang berwajib.
Selanjutnya ayah korban membuat pengaduan ke Polres Langsa dan Sat Reskrim Polres Langsa pada Rabu 15 November 2023, dari pengaduan itu Sat Reskrim Polres Langsa langsung melakukan gerak cepat mengamankan pelaku ke Mapolres Langsa.
Dari hasil penyidikan, Polisi menyita barang bukti berupa satu potong baju kaos lengan pendek berwarna merah motif boneka dan satu potong celana kaos ponggol bercorak garis-garis hitam putih.
"Pelaku dijerat dengan Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat pasal 47 pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di hukum dengan hukuman penjara selama-lamanya 90 bulan (7,5 Tahun)", ujar Kasat. (esy).
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Di Tengah Kesibukan, Bupati Pidie Jaya Kembali Kunjungi Warga Sakit
Gubernur Aceh Tunjuk Nurlis Jadi Juru Bicara Pemerintah
Enam Pelanggar Syariat Dihukum Cambuk
H. Sibral Malasyi Gabung ke PKB, Ketua PAS Aceh Tegaskan Tak Ada Masalah
Kerja Presisi Polda Aceh, Dek Gam, Apresiasi Tangani Kasus Wartawan
Ketua PWI Aceh: Pemanggilan Wartawan ke Polda Aceh Abaikan UU Pers
Komentar