Di Pijay, 22 Ribu Jiwa Lebih Warga Mengungsi
Hasballah - Jumat, 28 November 2025 16:37 WIB
Mereudu - Sebanyak 6 ribu lebih Kepala Keluarga atau 22 ribu jiwa lebih di Pidie Jaya harus mengungsi akibat dampak banjir bandang sejak Selasa malam (25/11). Delapan kecamatan di Pijay terdampak banjir bandang akibat meluapnya krueng Meureudu plus guyuran hujan yang terus menerus siang dan malam sehingga akses jalan, komunikasi dan listrik ikut padam.
Pantauan Media ini di lokasi banjir, Jumat (28/11/2025), terdata sejumlah gampong seperti kota Meureudu, gampong Meunasah Blang, Dayah Husen, Teupen Pukat, Meunasah Lhok/ Pulo, Dayah Krut, Blang Cut, Beurawang, Pante Brene, Berawang, Simpang Beringen, juga Sp.empat Merah Dua.
Selain di Mereudu dan Merah Dua, Kecamatan, Tringgadeng, Pante Raja, Bandar Dua, Ulim, Bandar Baru, Jangka Buya sejumlah gampong juga terdampak banjir bandang.
Wabup Pidie Jaya, Hasan Basri, ST, MM mengatakan Pemerintah Pijay cepat tanggap terhadap dampak banjir bandang ini, "Sejumlah besar warga harus mengungsi dan kita terus mendeteksi melihat langsung ke lokasi titik pengungsi dan keadaan masyarakat terdampak," katanya.
Dikatakannya lagi, bantuan untuk pengungsi sudah dilaporkan ke Pemerintah provinsi dan BNBP pusat. "Saat ini sangat dibutuhkan warga seperti, makanan siap saji, kain sarung selimut, dan air mineral, pimpes, minyak, telor, masker dan beras," terangnya.
"Kita harap Pemerintah Provinsi dan Pusat segera dapat merespons nya," tegas Hasan Basri. (Hasballah.B)
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bupati Pidie Jaya: Musrenbang Wadah Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah
Setahun Kepemimpinan, H. Sibral Malasyi - Hasan Basri Komit Bangun Pidie Jaya
Di Tengah Kesibukan, Bupati Pidie Jaya Kembali Kunjungi Warga Sakit
Pelantikan di Pijay Bersamaan Banjir Datang, PR untuk Pejabat Baru
Pemkab Pijay Bersama Bulog Sigli Salur Bantuan Pangan
Korban Banjir Kota Langsa Seruduk Pemko
Komentar